Disqus Shortname

sigma-2

Soal UTS Fuzzy Pengantar Kecerdasan Buatan


SOAL TENGAH AKHIR SEMESTER
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI

Nama Mata Kuliah            : Pengantar Kecerdasan Buatan
SKS                                      : 3 SKS
Dosen                                   : Asriyanik, M.T.
Sifat Soal                             : Take Home Test
Nama                                   : Resdian Galih P
NIM                                     : 1630511003
Kelas                                    : TI 5A


Petunjuk Pengerjaan Soal:
1. Untuk mengerjakan soal ini mahasiswa harus membaca terlebih dahulu buku atau materi yang berkaitan
2. Tujuan dari evaluasi ini adalah agar mahasiswa dapat mencapai capaian pembelajaran yaitu: dapat memahami dan mengimplementasikan berbagai metode pada kecerdasan buatan dalam kasus yang nyata. Jadi diharapkan kepada mahasiswa untuk mengerjakannya dengan sungguh-sungguh agar dapat meningkatkan kapasitas diri.
3. Jawaban dikumpulkan dalam bentuk Laporan UTS, di upload ke blog masing-masing, berupa uraian dari artikel. Silakan pembuatan blog nya bebas dari mana saja. Yang mempunyai website sendiri juga boleh.
4. Dikirim link alamatnya ke asriyanik@gmail.com paling lambat tanggal 18 Desember 2018

Soal:
1. Dalam bahasan kecerdasan buatan sebuah software/ hardware disebut cerdas jika memiliki kemampuan untuk  searching, reasoning, planning dan learning. Jelaskanlah pernyataan tersebut disertai dengan contoh!
2. Salah satu metode dalam reasoning adalah logika fuzzy (logika samar). Untuk masalah seperti apakah kita sebaiknya menggunakan logika fuzzy? Jelaskan dengan contoh!

Jawaban:
a. 1.  a. Pengertian searching adalah proses pencarian data dari sekumpulan data yang sudah ada. Pencarian data sering juga disebut dengan table look-up atau store and retrieval information. Hasil dari suatu pencarian dapat bernilai salah (tidak ketemu atau tidak sukses) atau benar (ketemu atau sukses).
   Contoh : Google, Yahoo! Search, dan Live Search

b. Pengertian reasoning adalah proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi suatu keyakinan terhadap pernyataan atau asersi.
        Contoh : Pemimpin teroris mengatakan bahwa orang-orang diluar dari orang golongannya adalah kafir dan halal untuk dibunuh. Kalau kita tanya ke pemimpin teroris, kenapa Pak pimpinan teroris? Jawabannya, karena tertulis bahwa yang diluar jalan kita, adalah kafir. Atau mungkin jawaban lainnya, saya ini pimpinan yang dipilih oleh kekuasaan yang lebih tinggi. Kalian bisa percaya kekuasaan tertinggi, maka kalian harusnya bisa percaya kata-kata saya.

c. Pengertian planning adalah suatu proses menentukan apa yang ingin dicapai di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya. Sebagian kalangan berpendapat bahwa perencanaan adalah suatu aktivitas yang dibatasi oleh lingkup waktu tertentu, sehingga perencanaan, lebih jauh diartikan sebagai kegiatan terkoordinasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam waktu tertentu.
   Contoh : Saya adalah mahasiswi yang berdomisili di tangerang dan kuliah di Universitas Gunadarma depok. Setiap hari saya harus menempuh ± 2 jam untuk mencapai universitas tersebut. Saya harus menentukan dan merencanakan kendaraan apa yang cocok untuk saya gunakan untuk mencapai tujuan saya. Bis atau Kereta. Sebelumnya saya harus tahu terlebih dahulu kendala apa yang sekiranya akan saya hadapi dijalan entah naik kereta atau bus. Dan perkiraan ongkos yang akan saya habiskan. Setelah itu barulah saya bisa melaksanakan perencanaan saya untuk mencapai tujuan tersebut.

d. Pengertian learning adalah cara dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai system pembelajarannya.
     Contoh : segala fitur yang berkaitan dengan manajemen proses belajar mengajar adalah, bagaimana manajemen kelas, pembuatan materi atau konten, forum diskusi, sistem penilaian (rapor), sistem ujian online yang kesemuanya adalah diakses dengan internet.


2.      Masalah yang tidak pasti, contoh Vacuum Cleaner (Panasonic) prinsip kerja Vacuum Cleaner yang diproduksi oleh Panasonic adalah sebagai berikut :“Karakteristik lantai dan jumlah debu yang dibaca oleh sensor inframerah dan mikroprosesor akan memilih daya yang sesuai dengan kontrol fuzzy berdasarkan karakteristik lantai.”Karakteristik lantai meliputi jenis (kayu, semen, ubin, kelembutan karpet, karpet tebal, dll). Pola perubahan jumlah debu yang melewati sensor inframerah dapat dideteksi. Mikroprosesor menetapkan pengaturan yang sesuai dengan vakum dan daya motor menggunakan skema kontrol fuzzy. Lampu merah dan hijau dari penyedot debu menunjukkan jumlah debu tersisa di lantai.
3.       


0 komentar:

Posting Komentar